tetes air mata
mengiringi kepergian mu
menghadap ilahi
ku hanya bisa menatap
tubuh kakumu
saat kau terkubur disana
aaaaaaaaaaaah hatiku rindu
akan kasihmu padaku
aku yang tak diingini wanita
tapi kau mencintaiku apa adanya
apakah ada penggantimu
aku merindukan mu
setelah 27 tahun kau pergi
menghadap yang kuasa
yang memilliki kehidupan ini
adakah kau merindukanku disana
duhai kasih
kudoakan kau bahagia di alam sana
kan ingat pesanmu selalu
ketika kau hendak pergi selamanya
menuju keabadianmu
setelah kau pergi
ku tak pernah beranii
mengatakan cinta pada kaum mu
karena aku tak memiliki
apa yang mereka idamkan
tapi mengapa 27 tahun lamanya
hati ini terbuka kembali
saat usia ku mulai senja
aku memang tak mengerti cinta
selama kupendam rasa
selama ku tahan rasa
aaaaaaaaaaaah mengapa sakit ini ku alami kembali
apa tuhan masih mencoba ketabahanku
hanya dia yang tau
diusiaku yang menjelang senja
air mata hati ini mengalir kembali
untuk menyirami hati yang tak kunjung datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar